Jakarta, 9 Juni 2026 – Juara tunggal putra Indonesia Open 2026, Victor Lai, mengungkapkan bahwa salah satu tantangan tersulit yang dihadapinya sepanjang turnamen adalah atmosfer luar biasa yang diciptakan penonton di Istora Senayan. Setelah berhasil meraih gelar bergengsi tersebut, Lai mengakui bahwa bermain di hadapan ribuan pendukung Indonesia memberikan tekanan mental yang berbeda dibandingkan turnamen-turnamen lain yang pernah diikutinya.
Menurut Lai, dukungan yang diberikan publik Indonesia kepada para wakil tuan rumah sangat luar biasa dan mampu mengubah suasana pertandingan. Setiap poin yang diraih pemain Indonesia selalu disambut sorakan meriah, sementara lawan harus berusaha keras menjaga fokus di tengah kebisingan arena. Ia menilai pengalaman bertanding di Istora merupakan salah satu ujian mental terbesar bagi setiap pebulu tangkis yang datang sebagai pemain non-Indonesia.
Meski menghadapi tekanan besar dari tribun penonton, Lai berhasil menunjukkan ketenangan sepanjang turnamen. Ia mengaku fokus pada strategi dan berusaha mengabaikan faktor-faktor di luar lapangan. Pengalaman bertanding di berbagai ajang internasional membantu dirinya mengendalikan emosi dan tetap berkonsentrasi ketika menghadapi momen-momen penting dalam pertandingan. Kemampuan menjaga fokus tersebut menjadi salah satu kunci keberhasilannya melangkah hingga partai final dan akhirnya keluar sebagai juara.
Pada laga puncak, Lai harus menghadapi wakil Indonesia yang mendapat dukungan penuh dari publik Istora. Atmosfer pertandingan berlangsung sangat intens sejak awal hingga akhir. Namun, ia mampu memanfaatkan peluang dengan baik dan menunjukkan permainan yang efektif pada saat-saat krusial. Kemenangan tersebut tidak hanya memberinya gelar juara, tetapi juga pengalaman berharga menghadapi salah satu atmosfer bulu tangkis paling ikonik di dunia.
Istora Senayan memang dikenal sebagai arena yang memiliki reputasi khusus dalam dunia bulu tangkis internasional. Banyak pemain top dunia mengakui bahwa bertanding di Jakarta memberikan sensasi yang berbeda dibandingkan turnamen lainnya. Dukungan fanatik namun penuh semangat dari para penonton sering kali menjadi faktor tambahan yang memengaruhi jalannya pertandingan, terutama ketika wakil Indonesia masih bertahan dalam persaingan.
Bagi Victor Lai, keberhasilan menaklukkan tekanan tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan menuju gelar Indonesia Open 2026. Ia mengaku sangat menghormati para penonton Indonesia yang dikenal memiliki kecintaan besar terhadap bulu tangkis. Gelar juara yang diraihnya di Istora menjadi pencapaian spesial karena diperoleh di tengah atmosfer yang menurutnya termasuk yang paling menantang dalam dunia bulu tangkis. Kemenangan itu sekaligus menegaskan kemampuannya tampil maksimal bahkan ketika harus menghadapi tekanan dari salah satu publik olahraga paling bergairah di dunia.