Jakarta, 26 September 2026 –
Self-care tidak selalu harus dilakukan melalui aktivitas besar atau menghabiskan banyak biaya. Menata ruangan dengan tanaman hias dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk menciptakan lingkungan yang terasa lebih nyaman dan menyenangkan. Penelitian mengenai interaksi manusia dengan tanaman menunjukkan keberadaan unsur alami di dalam ruangan dapat berkaitan dengan respons psikologis positif, meskipun tanaman bukan pengganti penanganan profesional untuk masalah kesehatan mental. Aktivitas merawat tanaman juga dapat menjadi rutinitas ringan yang memberikan jeda dari kesibukan sehari-hari. Jenis tanaman pun dapat dipilih berdasarkan karakter visual, kebutuhan perawatan, serta suasana yang ingin dibangun di rumah.
Pilihan pertama adalah lavender bagi mereka yang ingin menghadirkan suasana lebih tenang. Tanaman dengan bunga berwarna ungu ini dikenal memiliki aroma khas dan kerap digunakan dalam berbagai produk aromaterapi. Lavender membutuhkan cahaya yang cukup sehingga lebih cocok ditempatkan dekat jendela yang memperoleh banyak sinar matahari atau area luar rumah. Rutinitas sederhana seperti mengamati pertumbuhan, memangkas bagian yang kering, dan merawat tanaman dapat menjadi bagian dari waktu pribadi. Aroma dan tampilannya juga dapat membantu membangun atmosfer ruangan yang diasosiasikan dengan relaksasi.
Tanaman kedua adalah peace lily yang cocok untuk menghadirkan kesan lembut dan rapi ketika pikiran terasa penuh. Daunnya yang hijau lebar berpadu dengan bunga putih sehingga mudah digunakan sebagai elemen dekoratif di dalam rumah. Peace lily relatif menyukai cahaya terang tidak langsung dan kondisi tanah yang tetap lembap tanpa terlalu banyak air. Perawatannya dapat dijadikan rutinitas sederhana untuk mengalihkan perhatian sejenak dari pekerjaan atau aktivitas digital. Namun, tanaman ini mengandung kristal kalsium oksalat sehingga sebaiknya ditempatkan jauh dari jangkauan anak kecil serta hewan peliharaan yang berpotensi mengunyah daunnya.
Pilihan ketiga adalah monstera untuk mereka yang sedang membutuhkan suasana segar dan ingin memberikan perubahan visual cukup kuat pada ruangan. Daunnya yang besar dengan bentuk khas membuat monstera mudah menjadi pusat perhatian meskipun hanya ditempatkan satu tanaman di sudut ruangan. Tanaman ini umumnya menyukai cahaya terang yang tidak langsung dan penyiraman setelah sebagian media tanam mulai mengering. Melihat munculnya daun baru atau perkembangan lubang khas pada daun dapat menjadi pengalaman menyenangkan bagi pemiliknya. Monstera juga cocok bagi orang yang ingin menjadikan kegiatan merawat tanaman sebagai hobi jangka panjang, meskipun perlu diperhatikan bahwa tanaman ini juga dapat berbahaya apabila tertelan oleh hewan peliharaan.
Tanaman keempat adalah sukulen yang dapat dipilih ketika seseorang menginginkan rutinitas perawatan sederhana. Beragam bentuk, ukuran, dan warna sukulen membuat tanaman ini mudah ditempatkan di meja kerja, rak buku, maupun dekat jendela. Sebagian besar sukulen membutuhkan banyak cahaya dan tidak perlu disiram terlalu sering karena mampu menyimpan air pada daun atau batangnya. Karakter tersebut membuatnya relatif praktis bagi orang dengan jadwal padat yang tetap ingin memiliki tanaman di ruang pribadi. Mengamati perubahan kecil pada tanaman sekaligus mengatur koleksi sukulen dapat menjadi kegiatan santai di sela rutinitas sehari-hari.
Pilihan kelima adalah rosemary bagi mereka yang ingin mendapatkan tanaman dengan manfaat dekoratif sekaligus praktis. Tanaman aromatik ini dapat menghadirkan aroma khas ketika daunnya disentuh dan sekaligus bisa digunakan sebagai herba dalam berbagai masakan. Rosemary membutuhkan paparan cahaya yang cukup dan media tanam dengan drainase baik sehingga pemiliknya perlu memperhatikan lokasi penempatan serta frekuensi penyiraman. Aktivitas seperti memetik beberapa helai daun untuk memasak dapat memberikan interaksi langsung dengan tanaman yang dirawat sendiri. Dengan karakter tersebut, rosemary cocok untuk menemani aktivitas self-care yang memadukan berkebun ringan dengan kegiatan memasak di rumah.
Lavender, peace lily, monstera, sukulen, dan rosemary pada akhirnya menawarkan pengalaman berbeda sehingga pemilihannya dapat disesuaikan dengan kondisi ruangan, waktu yang tersedia untuk merawatnya, serta suasana yang ingin diciptakan. Orang yang menginginkan aroma menenangkan dapat mempertimbangkan lavender, sementara sukulen lebih sesuai bagi mereka yang membutuhkan tanaman dengan perawatan relatif sederhana. Monstera dapat memberikan perubahan visual yang kuat, peace lily menghadirkan tampilan lembut, sedangkan rosemary menawarkan fungsi tambahan sebagai tanaman herbal. Tanaman hias memang tidak secara langsung menyelesaikan stres atau masalah emosional, tetapi merawatnya dapat menjadi salah satu aktivitas kecil dalam rutinitas self-care. Yang terpenting adalah memilih tanaman yang realistis untuk dirawat sehingga keberadaannya memberikan kesenangan, bukan justru menjadi beban baru.